Aplikasi Keren Perekam Data Bencana

Aplikasi Keren Perekam Data Bencana - Salah satu kendala dalam menanggulangi berbagai bencana di Tanah Air adalah minimnya data tentang bencana itu sendiri. Padahal, data kebencanaan tersebut dapat membantu proses penanganan bencana.




Belum lama ini Institute of International Studies (IIS) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol) Universitas Gadjah Mada (UGM), PT. Gamatechno dan Osaka University Jepang meluncurkan aplikasi sistem komunikasi tanggap bencana. Melalui aplikasi bernama Cared Wide-view Disaster Information Prediction System (W-DIPS) tersebut, kita bisa memasukkan data kejadian bencana yang terjadi di sekeliling kita.



Menurut peneliti dari Osaka University Prof. Stefano Tsukamoto, mobile apps yang dapat diunduh di Google Playstore ini akan memberikan berbagai pertanyaan kepada penggunanya untuk di-input ke server. Nah, data ini akan menjadi acuan tentang lokasi bencana, tingkat kerusakan yang terjadi dan kebutuhan logistik korban bencana.



"Aplikasi ini memungkinkan masyarakat di daerah bencana mengirimkan data kondisi bencana di daerahnya. Data-data tersebut akan diolah dan menampilkan kondisi bencana melalui sistem peta," ujat Tsukamoto, seperti dinukil dari laman UGM, Kamis (6/3/2014).



Tsukamoto mengimbuhkan, aplikasi ini menjadi yang pertama di dunia. Bahkan, Jepang sendiri belum memilikinya.



Sementara itu, Managing Director IIS Fisipol UGM, Dr. Maharani Hapsari, MA., menjelaskan, aplikasi ini juga dilengkapi dengan panduan keselamatan jika terjadi bencana. "Menariknya, panduan keselamatan ini bisa diakses dalam sembilan bahasa yang berbeda, termasuk bahasa Jawa," tutur Maharani.



Dia menargetkan, untuk tahap awal, aplikasi ini akan disosialisasikan di berbagai sekolah dan lingkup civitas akademika UGM. Dia menargetkan 10 persen dari populasi yang diharapkan akan menggunakan aplikasi tersebut.



"Tantangan kami saat ini adalah persoalan verifikasi data yang masuk," imbuhnya.



Meski demikian, Tsukamoto optimistis data yang terekam akan membantu pihak berwenang dalam menetapkan kebijakan penanggulangan bencana. Apalagi aplikasi ini dapat dipakai untuk berbagai bencana alam seperti erupsi, tsunami, gempa bumi, banjir, bahkan flu burung," tutur Tsukamoto. 
Share on Google Plus

Tentang K

Penulis hanyalah seorang manusia biasa, sekarang sedang sibuk mengejar para dosen demi mendapatkan gelar sarjana. jika ada pertanyaan silahkan kirimkan email ke : rimporok@gmail.com atau hubungi (+62)852 4015 0005